ArenaLTE.com – Alcatel menjajaki pasar Asia dan Indonesia lewat seri terbarunya Alcatel Flash 2. Perusahaan berfokus menjadikan smartphone ini sebagai yang teratas di segmen mobile photography. Tak heran jika varian terbaru dari Alcatel Flash ini diklaim mampu memaksimalkan fungsi kamera pada smartphone.

Alcatel Flash 2 sengaja didesain untuk memberikan pengalaman mobile photography yang unik dan luar biasa bagi para pengguna smartphone, Alcatel Flash menyebutnya dengan Mobigraphy (Mobile Photography).

Albert Wong, General Manager APAC mengungkapkan jika Mobigraphy bukan lagi sekedar aksi unik para pengguna smartphone, akan tetapi sudah menjadi gaya hidup.  “Dan, kami memahaminya ini sedari awal kami menciptakan seri Flash, “katanya.

Alcatel Flash 2 mengandalkan gSight yakni kamera belakang Alcatel Flash 2 dengan resolusi 13 Megapiksel dan diafragma  ƒ / 2.0 membuat gambar menjadi lebih tajam dan jelas. Dilengkapi dengan RealTone Dual Flash untuk membuat foto menjadi lebih nyata dan alami.

Untuk kamera depan, profie Cam, Alcatel Flash 2 dilengkapi dengan LED, memberikan intensitas karakter cahaya yang sangat lembut sehingga memungkinkan  pengguna untuk berselfie ria bahkan dalam kondisi cahaya paling minim sekalipun.

Untuk sistem operasinya, Alcatel Flash 2 sudah menyematkan platform terkini Android Lollipop. Sementara dapur pacu dibekali dengan prosessor bertenaga 64-bit 8 core 1.3GHz Cortex-A53 MTK6753 dan dipadukan dengan 2GB LPDDR3 SDRAM. Untuk kinerja grafis, Alcatel Flash 2 dilengkapi dengan GPU Mali-T720MP4.

Alcatel Flash 2 merupakan suksesor dari dua seri terdahulunya, dengan kinerja lebih cepat dan lebih canggih, secara tampilan memiliki desain premium dan tersedia dalam dua warna Volcanic Grey dan White Mica. Soal penjualan, Alcatel Flash 2 hanya akan dilakukan online secara ekslusif melalui situs e-commerce Lazada di masing-masing negara

Alcatel Flash 2  bakal meluncur di beberapa negara Asia. Antara lain Filipina (22 September 2015), Thailand (25 September 2015), Indonesia (29 September 2015), Vietnam (13 Oktober 2015), Malaysia (15 Oktober 2015) , India (20 Oktober 2015) dan Singapura.