ArenaLTE.com – Akamai Technologies, salah satu pemain global layanan content delivery network (CDN) meluncurkan State of the internet report pada kuartal pertama tahun 2016 ini. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari platform Akamai Intelligent, laporan Akamai Report 2016 ini menghasilkan insight tentang data penting statistik internet secara global seperti kecepatan koneksi internet, adopsi broadband, gangguan Internet hingga penerapan IPv4 dan implementasi IPv6.

Beberapa informasi penting yang bisa digaris bawahi yaitu diantaranya dari sektor kecepatan rata-rata koneksi internet secara global dan koneksi Broadband Global terlihat bahwa rata-rata kecepatan akses koneksi internet secara global mengalami peningkatan hingga 12% jika dibandingkan dengan kuartal keempat tahun 2015 lalu menjadi rata-rata 6,3 Mbps. Meningkat sebanyak 23% jika dibandingkan dengan rata-rata kecepatan akses selama tahun 2015 lalu.

Menurut Akamai Report 2016, rata-rata kecepatan koneksi peak global juga meningkat 6,8% menajdi 34,7 Mbps pada kuartal pertama tahun 2016 ini, meningkat hingga 14% jika dibandingkan dengan tahun 2015 lalu. Dan data adopsi broadband secara global 10 Mbps, 15 Mbps dan 25 Mbps juga meningkat secara signifikan pada kuartal pertama tahun 2016 ini, jika dibandingkan raihan setahun ini dengan tahun sebelumnya mengalami peningkatan 10%, 14% dan 19% secara signifikan.

Sedangkan untuk sektor koneksi internet dengan alamat IPv4 dan IPv6, data Akaami State of the internet report pada kuartal pertama tahun 2016 ini menunjukkan bahwa koneksi dengan alamat IPv4 mengalami penurunan 0,2% menjadi 808 juta koneksi saja. Dan tercatat bahwa negara Belgia masih menjadi negara pemimpin secara global yang memiliki adopsi koneksi dengan alamat IPv6 sejumlah 36% dari seluruh koneksi internetnya jumlah ini mengalami penurunan 3,1 % dari kuartal sebelumnya.

Dan untuk rata-rata kecepatan koneksi internet menggunakan jaringan mobile tercatat bahwa kecepatan koneksi paling tinggi adalah negara United Kingdom dengan rata-rata mencapai hingga 27,9 Mbps dan yang paling rendah adaah negara Algeria dengan kecepatan akses internet mobilnya hanya sekitar 2,2 Mbps.

David Belson, editor of the State of the Internet Report dalam keterangannya mengungkapkan bahwa seperti yang terungkap dalam Akamai Report 2016 layanan streaming olahraga secara Live akan menjadi konten primadona dan layanan seperti ini akan mengalami peningkatan drastis.

Hal ini bisa terjadi karena kecepatan akses internet telah meningkat dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun 2012 lalu yang memungkinkan untuk menikmati konten video kualitas tinggi dengan lancar melalui berbagai perangkat termasuk perangkat mobile.