ArenaLTE.com – Rata-rata kecepatan koneksi internet global mengalami peningkatan 3,5 persen menjadi 5,1 Mbps pada kuartal kedua 2015. Sementara koneksi internet Indonesia masih di jauh di bawah rata-rata global. Hanya separuhnya saja yakni hanya 2,4 Mbps. Demikian disebutkan dalam laporan terbaru Akamai’s State of the Internet Report untuk kuartal kedua tahun 2015.

David Belson, Sr Director Industry & Intelligence Akamai mengungkapkan dalam laporannya bahwa dalam mengukur koneksi internet, pihaknya memanfaatkan beberapa potongan informasi, termasuk data registrasi netblock dan data identifikasi perangkat mobile untuk membuat penentuan. Perusahaan teknologi asal Massachusetts, AS ini juga melaksanakan sejumlah perbaikan untuk meningkatkan akurasi identifikasi jaringan mobile, memanfaatkan data tambahan yang dikumpulkan dari Akamai Intelligent Platform, serta informasi dari penyedia jaringan seluler sendiri.

Dari laporan Akamai, disebutkan bahwa tiga negara teratas di dunia dengan rata-rata kecepatan internet tercepat berasal dari regional Asia Pasifik, yakni: Korea Selatan, Hong Kong, dan Jepang. Sama seperti kuartal pertama, pada kuartal kedua ini 10 dari 15 begara Asia Pasifik yang disurvei memiliki kecepatan koneksi rata-rata di atas ambang batas broadband 4 Mbps, dan sisa 5-nya melebihi ambang 10 Mbps. Kecepatan koneksi internet Indonesia dan India berada di posisi paling bawah di antara negara-negara yang disurvei di kawasan ini, yakni rata-rata hanya mencapai 2,4 Mbps.
BacaBenarkah Kita Perlu 4G LTE?

akamaiJika melihat tabel tersebut, kualitas koneksi internet Indonesia terlihat menyedihkan karena berada di posisi buncit dibanding 15 negara Asia Pasifik lainnya. Kita masih tertinggal dengan negara berkembang seperti Vietnam, Filipina, dan Sri Lanka. Dan jika delapan negara yang disurvei mengalami pertumbuhan triwulanan mencapai dua digit, Indonesia justru mengalami penurunan tertinggi sebesar 24%.

Ternyata, tidak hanya Rupiah saja yang melemah akibat krisis global, namun juga koneksi internet yang ikut melemah. Berkaca dari kondisi ini, kita tentu berharap lebih pada upaya pemerintah dan industri yang saat ini sedang giat-giatnya menggelar infrastruktur jaringan 4G LTE. 

 

Comments

  1. […] “Registrasi IMEI ponsel sebenarnya yang akan dirugikan adalah masyarakat pengguna. Sebab hal itu harus diketahui lebih jelas, apakah ponsel yang didapat atau dibeli sudah didaftarkan terlebih dahulu atau tidak, jika belum berarti tidak bisa digunakan,” jelas mantan anggota badan regulasi telekomunikasi, Heru Sutadi saat dikonfirmasi ArenaLTE.com. Baca: Koneksi Internet Indonesia Ranking 116 dengan Kecepatan Rata-rata 2,4Mbps […]

  2. […] Disebutkan dalam paparannya di wearesocial.sg (23/11/2015), bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai level 34 persen, ini dibandingkan dengan jumlah total populasi penduduk. Masih lebih rendah dari Filipina dan Vietnam yang masing-masing 46 persen dan 50 persen. Sementara posisi Indonesia berada satu level diatas Kamboja yang ada di level 32 persen. Sedangkan untuk rata-rata global ada di level 45 persen. Parameter ini kerap disebut sebagai tingkat penetrasi. Baca juga: Menurut Data Akamai, Koneksi Internet Indonesia Ranking 116 dengan Kecepatan Rata-rata 2,4Mbps […]