ArenaLTE.com – Kebijakan berbagi jaringan atau Networks sharing yang dilakukan operator XL dan Indosat Ooredoo dalam penerapan teknologi 4G LTE, memang menjadi perbincangan hangat saat ini. Setelah sukses menjalankan teknologi multi operator radio acces Networks (MORAN) di sejumlah kota, seperti Banyumas, Surakarta, Batam, dan Banjarmasin. Kini dua operator menargetkannya untuk dijalankan di 15 kota lainnya di Indonesia.

Seperti diketahui, MORAN adalah passive sharing yang dilakukan dua operator dalam pengambilan langkah Networks sharing. Indosat Ooredoo dan XL menggunakan satu menara BTS (base tranceiver station) dan pasokan daya secara bersamaan, sehingga bisa memberikan efisiensi bagi industri.

Melihat dari segi positif yang bisa diambil dari Networks sharing tersebut, dua operator yakin bahwa pembangunan bisa diperluas untuk beberapa wilayah lainnya.

“Untuk cakupannya masih menuju 15 kota lagi, maunya pakai MOCN (multiple operator core Networks) namun sayang uangnya,” jelas Alex Rusli, Chief Excutive Officer Indosat Ooredoo di Jakarta. Menurutnya, ada banyak bentuk efisiensi yang bisa dilakukan dalam penggunaan teknologi Moran dalam Networks sharing tersebut.

Alex menambahkan bahwa efisiensi dengan menggunakan MORAN lebih besar, yakni sekira 20%. Namun, perusahaan tetap optimis akan berusahan untuk mendorong ke arah MOCN, meski terkendala dengan masalah pembiayaan yang mungkin akan lebih besar.

“Kita mendorong kearah MOCN (Indosat Ooredoo & XL), karena hal tersebut lebih menguntungkan dalam saving capex sebesar 45%,” tambah Alex. Hal ini ditegaskannya dengan menyatakan bahwa efisiensi tersebut bisa memangkas atau mengurangi impor komponen dalam investasi pembangunan infrastruktur jaringan yang dilakukan dua operator.

Perbedaan MOCN dan MORAN

Seperti dijelaskan diatas, MOCN dan MORAN adalah bagian model dari penerapan Networks sharing yang dilakukan dua operator telekomunikasi. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang cukup kental dan memiliki dua sisi dampak terhadap industri dan pelanggan langsung.

MORAN adalah sebuah model penerapan yang menggunakan satu menara BTS dan pasokan dayanya secara bersamaan. Sedangkan MOCN adalah model penggunaan BTS secara bersamaan, namun sekaligus dengan berbagi spektrum atau pita frekuensi yang dimiliki sang operator.

Terlihat dari pengaplikasian terhadap model penerapan Networks sharing ini, ada sisi positif yang bisa didapatkan industri terutama suatu wilayah. Salah satunya adalah efisiensi, dan tentunnya hal ini merucut pada terhindarnya pembangunan hutan BTS , karena satu saja sudah bisa digunakan secara bersamaan oleh lebih dari satu operator dalam menggelar pelayanannya.

Baca berita lengkap : Dampak negatif dari network sharing ke pelanggan

Namun, terlepas dari sisi positif yang diberikan pada Networks sharing tentunya dampak negatif kepada pengguna langsung adalah gangguan komunikasi yang seragam, sehingga tidak ada alternatif pilihan operator bagi masyarakat atau pelanggan.

Ivan Cahya Permana, Vice President Technologies and System Telkomsel, mengungkapkan, Salah satu hal negatif dari dampak sharing tersebut, kemungkinan adalah adanya kualitas layanan yang akan diberikan bisa seragam dirasakan masyarakat.