ArenaLTE.com – Penghargaan European Imaging and Sound Association (EISA/Asosiasi imaging dan suara Eropa) digelar kembali pada 15 Agustus kemarin. Penghargaan yang mengedepankan produk-produk dengan kamera dan suara terbaik ini memilih Huawei P8 sebagai smartphone terbaik. Berdasarkan daftar EISA, Huawei P8 dipilih oleh konsorsium yang berisikan editor-editor majalah fotografi dalam kategori produk terbaik untuk smartphone konsumen.

Setelah diperkenalkan di London sejak 3 bulan lalu, kemudian beredar ke Malaysia, Filipina, Australia dan New Zealand, Huawei P8 akhirnya resmi beredar di Indonesia. Acara peluncuran bertempat di Museum Satria Mandala, Jakarta, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70.

Huawei P8Fitur Kamera Andalan Huawei P8

Ketika berbicara soal kamera, Huawei P8 memiliki sensor belakang berkekuatan 13-megapixel dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS) on-board untuk membantu pengguna dalam mengambil gambar. Untuk masyarakat yang makin gemar selfie, Huawei melengkapi unit kamera kelas kakap 8-megapixel di bagian muka smartphone.

Huawei P8 yang mendukung 4G LTE ini hadir mengandalkan kemampuan kamera dengan fitur andalan Light Painting dan Director Mode. Light Painting memungkinkan kamera untuk menangkap aliran cahaya bergerak menjadi sebuah foto artistik, umumnya foto efek cahaya dari light painting hanya dapat terlihat apabila menggunakan kamera profesional dengan metode pengambilan foto long exposure shot.

Sedangkan fitur Director Mode yaitu fitur video profesional yang memanfaatkan jaringan WiFi untuk memungkinkan pengguna mengarahkan dan mengendalikan tiga samartphone Huawei lain saat mengambil video dari empat sudut secara bersamaan, dan melakukan sinkronisasi editing video pada saat itu juga, layaknya seperti yang dilakukan oleh sutradara profesional.

Tidak hanya unggul dari sisi performa kamera, Huawei P8 juga memiliki fungsi unik “search phone by voice”, dimana pengguna dapat memanggil smartphone mereka dan dalam radius tertentu, smartphone ini akan mengidentifikasi panggilan kemudian merespon suara pengguna dengan bersuara dari speaker.

Nick Lee, Head of Indonesia Consumer Business Group Huawei Indonesia mengatakan, ”Huawei P8 menghadirkan pengalaman baru bagi pengguna, terutama pada fitur kamera setara dengan kamera profesional dengan fitur light painting dan director mode. Kami percaya bahwa Huawei P8 dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat sesuai dengan slogannya designed to inspire – inspired to design.”

Fitur komplit Huawei P8 didukung oleh chipset Octa-Core Kirin 930 64-bit teranyar buatan Huawei yang diperkuat dengan OS Android 5.1 (Lollipop) yang mampu mendukung dual sim card dan beroperasi pada jaringan 4G LTE. Huawei juga menyematkan teknologi Signal+ hasil besutannya yang memungkinkan P8 bekerja tiga kali lebih cepat dibandingkan ponsel lain di kelasnya pada saat pergantian jaringan, dengan kondisi sinyal yang tetap kuat meskipun dalam kondisi roaming.

Huawei P8 dilengkapi dengan display LCD 5.2-inch IPS dan resolusi 1.080 x 1.920 piksel. Dibawah kasing, P8 didukung oleh prosesor besutan Huawei sendiri, Hisilicon Kirin 930/935 SoC, dan didukung oleh memori 3 GB RAM. Dibagian perangkat lunak, perangkat ini dijalankan oleh Android 5.0 OS Lollipop bersama dengan Emotion UI 3.1. Selain itu, perangkat ini dilengkapi dengan pilihan penyimpanan built-in 16 GB atau 64 GB dan mendukung slot kartu microSD untuk ekspansi lebih lanjut hingga 128 GB.

Seluruh perangkat keras didukung oleh unit baterai Li-Po 2680 mAh non-removable. Jika Anda tertarik dengan Huawei P8 siap-siap merogoh kocek Rp. 6,5 juta. Anda juga dapat memilih 2 warna untuk perangkat, yaitu hitam dan abu-abu. (dns)