ArenaLTE.com – Bukan Edward Snowden namanya jika tak mampu membuat pernyataan yang bikin heboh jagat digital. Dalam beberapa berita disebut FBI (Biro Investigasi Federal) di AS butuh jasa dari Apple untuk memberikan akses ke backdoor pemilik iphone yang diduga tersangkut terorisme.

Namun dikutip dari Ubergizmo.com (22/2/2016), Edward Snowden menyebut sebenarnya FBI atau badan intelijen AS lainnya tetap punya akses untuk hack iPhone yang menjadi sasaran. Hal tersebut diungkapkan saat wawancara online yang diadakan di John Hopkins University. Whistle blower yang sempat menghebohkan dunia dengan membocorkan rahasia NSA tersebut mengklaim bahwa ada salah satu cara dari FBI bisa untuk hack iPhone. Itu adalah melalui penggunaan asam dan laser, metode ini dikenal sebagai decapping.

Menurut Edward Snowden, “Masalahnya adalah FBI memiliki cara lain. Mereka mengatakan kepada pengadilan mereka tidak melakukan hal tersebut, tetapi sebenarnya mereka telah lakukan hal itu sejak lama.”

edward snowdenBaca juga: Generasi iPhone Terbaru Diprediksi Akan Pakai Teknologi Internet Super Cepat LiFi

Metode Decapping dijalankan menggunakan zat asam dan laser dan peralatan lainnya yang kemudian digunakan untuk hacking iPhone. Perangkat yang langsung terdampak pada aksi ini adalah chip memori mikron.

Setelah aksi Decapping dijalankan, maka iPhone praktis tidak dapat digunakan. Namun sebenarnya metode decapping ini dalam dunia intelijen kurang diminati. Pasalnya proses yang lambat dan kerap membosankan. Namun Snowden menyebut FBI punya cara itu untuk membungkan komunikasi.