ArenaLTE.com – Meski tidak bisa diklasifikasikan sebagai smartphone ilegal, namun akibat beberapa kendala yang menimpanya membuat ponsel ini masih belum bisa dipasarkan secara resmi di Indonesia. Namun demikian, bukan berarti jajaran smartphone belum berizin ini tidak beredar di Indonesia.

Salah satu kendala utamanya adalah penetapan regulasi mengenai penggunaan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) untuk smartphone 4G LTE di Tanah Air. Syarat yang ketat membuat beberapa smartphone kesulitan masuk Indonesia. Bahkan OnePlus secara terang-terangan mengatakan mereka gagal memasarkan OnePlus 2 karena terbelit ijin, padahal produk ini sudah diperkenalkan secara terbatas ke awak media dan komunitas.

Jika mengikuti peraturan yang berlaku, seharusnya smartphone belum berizin tidak bisa dijual ke pasar. Namun ternyata ada sejumlah oknum yang telah menjualnya di Indonesia demi mengeruk keuntungan. Karena melihat ada peluang bisnis dari yang ingin mencicipi produk-produk tersebut. Berikut ini di antaranya:

ZUK Z1

Tersandung masalah karena penggunaan nomor sertifikat palsu, menjadi alasan pertama ZUK Z1 dikabarkan tidak lagi beredar di pasar ponsel Tanah Air. Pasalnya, selain karena dijual hanya melalui toko Online blibli.com, produk ini pun disebut sudah ditarik peredarannya dalam toko tersebut.

Namun demikian, ternyata ZUK Z1 tetap masih bisa dijumpai di wilayah pasar ponsel Indonesia, produk ini pun dikabarkan bisa dibeli di toko fisik yang ada di wilayah pasar ponsel Roxy Mas, Jakarta. Ponsel ini sendiri dipasar Tanah Air saat ini dibanderol dengan harga sekira Rp 4,5 jutaan. Dan tentunya, harga tersebut diklaim sudah sesuai dengan penggunaan spesifikasi hardware yang cukup tinggi.

Salah satunya adalah dukungan dapur pacu pada kapasitas memori RAM yang sudah mencapai 3GB, serta prosesor Qualcomm Krait 2.5GHz. Selain itu juga, ada kekuatan kamera besar yang menggunakan resolusi mencapai 8MP pada bagian depan dengan resolusi kamera utama sebesar 13MP.
Baca: Awas, Zuk Z1 Beredar dengan Nomor Sertifikat Postel Palsu

OnePlus 2

OnePlus 2 gagal masuk Indonesia

Meski tersandung akan regulasi izin TKDN baru untuk smartphone 4G, ternyata tak membuat ponsel ini sulit didapatkan di Tanah Air. Entah, barang tersebut Black Market (BM) atau bukan. Namun pastinya smartphone OnePlus 2, tetap bisa didapatkan pengguna Indonesia langsung.

Menurut penelusuran redaksi, saat ini harga Oneplus Two (2) dibanderol yang bisa didapatkan pengguna sekira Rp 6,5 juta, harga yang termasuk tinggi bila dibandingkan dengan harga resmi yang diumumkan perusahaan beberapa waktu lalu yang hanya mencapai Rp 5,4 jutaan.

Untuk spesifikasinya, OnePlus 2 diungkapkan telah dilengkapi dengan dapur padu prosesor Qualcomm Snapdragon 810 SoC. Mendukung pemrosesan sistem 64 bit dengan dukungan RAM kapasitas 4 GB LPDDR4.
Baca: Ini Penyebab Smartphone OnePlus 2 Gagal Masuk Indonesia

BlackBerry Priv

blackberry priv

Memang tidak ada kabar yang menyebutkan ada permasalahan pada BlackBerry Priv di Indonesia, namun karena waktu pendaratan di Tanah Air belum diketahui persis, namun produk ini sudah ramai dibicarakan. Beberapa sumber informasi hanya menyebutkan, bahwa produsen asal Kanada ini telah resmi menghadirkan ponsel basis Android pertamanya dan belum diketahui waktu rilis untuk di Indonesia.

Namun demikian, di wilayah toko ponsel wilayah Roxy Mas, Jakarta, BlackBerry Prive Android cukup bisa ditemuai dengan mudah dan bisa dibeli sekira Rp 11,5 jutaan. Harga yang memang terbilang sangat tinggi, dibanding dengan harga di wilayah pasaran Eropa lainnya. Namun diyakini, dengan sistem operasi baru yakni robot hijau yang menghias perangkat, ponsel ini diklaim cukup digandrungi di Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Inggris.

Seperti telah diketahui banyak orang, BlackBerry Priv hadir dengan dilengkapi prosesor Qualcomm Snapdragon 808, dengan memori RAM kapasitas 3GB. Menggunakan OS Android versi 5 Lollipop, serta persenjataan kamera yang mencapai 18MP utama dan 2MP bagian depan.
Baca: Harga Blackberry Priv Terungkap, Lampaui Rp 10 Jutaan!