ArenaLTE.com – Lembaga riset Gartner telah menyusun prediksi untuk 10 tren teknologi 2016 akan membawa dampak strategis bagi perusahaan. Hal ini diapat diartikan sebagai terobosan teknologi di tahun depan akan membawa pengaruh pada potensi bisnis, keputan pada pengguna akhir, kebutuhan investasi dalam skala besar. Dan besar kemungkinan akan membawa pengaruh negative bila suatu institusi telah mengadopsi teknologi ini. Dan kesepuluh tren teknologi 2016 tersebut:

1. Mesh Devices

Perangkat mesh dalam platform IoT (Internet of Things) yang mengakomodir perangkat mobile, wearable device, perangkat konsumen, perangkat otomotif, dan perangkat lingkungan, semua dapat diandalkan untuk memajukan keberadaan sensor IoT. Gartnet memprediksi keunggulan integrasi antar perangkat nantinya akan memunculkan beragam perangkat turunan yang baru.

2. Ambient User Experience

Terobosan yang membawa penggunaan perangkat mesh melintasi batas-batas waktu dan tempat. Secara eksplisit terobosan ini akan dinikmati dan akan menjadi pembeda diantara independent software vendors (ISVs) dan mitra perusahaan. Meski Ambient User Experience baru akan tumbuh pesat di tahun 2018.

3. 3D printing materials

Kisaran pertumbuhan dunia akan mendorong CAGR (Compound Annual Growth Rate) 64% untuk pengiriman 3D-printer bagi perusahaan pada tahun 2019. Kemajuan ini akan memerlukan pemikiran ulang dari jalur perakitan dan proses rantai pasokan untuk mengeksploitasi teknologi pencetakan 3D.

4. Information of Everything 

Segala Informasi tentang data alamat yang masuk dengan strategi dan teknologi untuk menghubungkan data dari semua sumber yang berbeda. Kemajuan dalam alat semantik seperti database grafik serta teknik analisis muncul klasifikasi data dan informasi lainnya yang akan membawa banjirnya informasi.

5. Advanced Machine Learning

Dengan platform deep neural nets (DNNs), memungkinkan bagi perusahaan mengatasi tantangan utama yang terkait dengan segala tren informasi Organisasi harus menilai bagaimana mereka dapat menerapkan teknologi ini untuk mendapatkan keuntungan kompetitif.

6. Autonomous agents

Agen yang bersifat otonom dan hal-hal seperti asisten pribadi virtual (VPA). Pemimpin IT harus mengakui bahwa agen cerdas dan hal-hal yang berkaitan fenomena jangka panjangakan terus berkembang dan memperluas penggunaan mereka selama 20 tahun ke depan.

7. Adaptive security architecture

Arsitektur keamanan adaptif  yang akan dipenuhi dengan bantuan  aplikasi perlindungan diri, serta pengguna dan perilaku analisis entitas. Pemimpin IT harus fokus pada mendeteksi dan merespon ancaman, serta memblokir lebih tradisional dan langkah-langkah lain untuk mencegah serangan.

8. Advanced system architecture

Sistem arsitektur canggih yang memungkinkan berjalan pada kecepatan lebih besar dari sebuah teraflop dengan efisiensi energi tinggi. Hal ini akan memungkinkan kemampuan pembelajaran smart machine untuk berkembang di rumah-rumah, mobil, jam tangan dan bahkan manusia.

9. Mesh app and Service architecture

Aplikasi mesh dan layanan arsitektur yang memungkinkan skala kinerja web, fleksibilitas dan kelincahan. Tim aplikasi harus membuat arsitektur modern yang baru untuk memberikan kinerja aplikasi yang gesit, fleksibel dan dinamis pengalaman pengguna mesh digital.

10. Internet of Things platforms

Platform IoT akan melengkapi aplikasi mesh dan layanan arsitektur. Ini merupakan pekerjaan IT tidak di belakang layar dari arsitektur dan sudut pandang teknologi untuk membuat IoT jadi kenyataan.
Baca: Internet of Things, Antara Peluang dan Tantangan